BIM

Senin, 01 September 2014

Kehidupan Yang Baru

Tidak terasa ya tahun 2014 sudah masuk bulan september, padahal rasanya baru kemarin saya rayakan tahun baru. Entah perasaan saya saja atau orang lain juga merasakannya. Tahun ini diluar dugaan saya, rencana yang saya rancang di tahun 2013 ternyata tidak terealisasikan dan bahkan berlawanan arah dari jalan yang sudah saya pilih ditahun lalu. Ya itulah hidup, tidak ada yang tahu seperti apa kita kedepannya, semua rahasia Tuhan dan manusia hanya bisa menerima takdir itu dengan bersyukur dan ikhlas. Memang ada beberapa takdir yang bisa kita ubah, sesuai dengan bagaiman usaha kita. Tapi apapun itu entah takdir baik maupun buruk, Tuhan lebih tau apa yang kita butuhkan. Tuhan selalu memberikan apa yang manusia butuhkan bukan yang manusia ingnkan. Jadi sebagai manusia saya hanya bisa bersyukur dan ikhlas dalam menerima takdir. Tetapi tentu dengan usaha agar menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Saya sadar, saya sebagai manusia masih sering mengedepankan ego yang hanya akan merugikan diri saya sendiri. Sifat saya yang kekanak-kanakan dan pemarah membuat saya semakin hari semakin hancur. Keras kepala dan selalu berfikiran negatif. Terkadang saya kecewa dan putus asa dengan takdir saya yang seperti ini.. Padahal jelas Tuhan membenci hal tersebut. Penyesalan itu memang perlu sebagai pembelajaran kedepan, kemudian berusaha sekeras mungkin untuk perbaiki diri agar kedepan lebih baik dan lebih baik lagi.

Kehidupan yang baru, iya ini seperti kehidupan baru untuk saya. Ternyata perubahan arah jalan yang saya lewati sekarang menuju ke sesuatu yang lebih baik. Walaupun kadang saya terlarut dalam penyesalan, tetapi tidak lama kemudian kembali teringat tujuan saya hidup di dunia ini. Dan yang jelas, Tuhan pasti membenci saya apabila saya terlarut dalam penyesalan yang ujungnya pada sebuah keputus asaan. Dan semua itu terjadi karena ada seseorang yang terus mendorong saya dari belakang agar terus berlari menuju tempat yang saya tuju sekarang. Kadang saya berfikir, mengapa saya harus melakukan ini, melakukan apa yang tidak saya suka padahal saya tau yang saya tidak suka itu baik untuk saya. Dan saya bersyukur sekali atas semua yang ditakdirkan Tuhan untuk saya. Menjadi lebih baik itu mudah dibandingkan mempertahankan yang sudah baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pengikut